Senin, 29 Oktober 2012

VERIFIKASI PARPOL


Verifikasi KPU di kabupaten/kota dinilai rawan

Robbi Khadafi - Koran Sindo
Senin,  29 Oktober 2012  −  19:07 WIB
Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)
Sindonews.com - Proses verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang paling rawan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota adalah Verifikasi keanggotaan.  

Pasalnya data keanggotaan yang tercatat di KPU dengan verifikasi faktual di kabupaten/kota sering berbeda.

"KPU harus mempunyai mekanisme dan sistem kontrol terhadap tim verifikator di setiap KPUD untuk memastikan pelaksanaan verifikasi faktual berjalan dengan jujur dan terbuka," ujar Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz, dalam rilisnya, Senin (29/10/2012).

Menurut Masykurudin Hafidz, hal tersebut perlu dilakukan untuk menjamin tidak ada permainan dan transaksi apapun antara KPUD sebagai penyelenggara yang independen dengan partai politik (parpol). 

Karena selama ini parpol sering terlibat kerja sama untuk diloloskan dalam tahap verifikasi parpol peserta pemilu.

Masykurudin Hafidz menambahkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama jajarannya di tingkat propinsi dan kabupaten/kota harus sigap dan siap melakukan pengawasan verifikasi parpol. 

Meskipun di beberapa daerah masih melakukan rekruitmen, Bawaslu tetap harus mengoptimalkan sumberdaya yang ada untuk melakukan pengawasan. 

"Bawaslu dan Panwas Kabupaten/Kota pertama-tama harus mendapatkan data-data sebagai bahan pelaksanaan pengawasan dari KPUD. Bawaslu juga harus merespon dan menindaklanjuti setiap laporan atau gugatan yang masuk dan cepat memprosesnya," tandasnya. 


(rsa)

Minggu, 28 Oktober 2012

PPN LOLOS VERIFIKASI, WALAU GAK PERNAH DILIPUT MEDIA


16 Partai Politik Lolos Verifikasi Administrasi
Penulis : Aditya Revianur | Minggu, 28 Oktober 2012 | 20:06 WIB
Dibaca: 322
|
Share:

aditya
Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menunda pengumuman hasil verifikasi administrasi partai politik (Parpol) calon peserta pemilu 2014. KPU baru akan mengumumkan hasil verifikasi administrasi pada Minggu (28/10/2012) siang. Padahal dalam peraturan KPU nomor 11 tahun 2012 tentang verifikasi administrasi, disebutkan KPU harus mengumumkan hasil verifikasi administasi Kamis (25/10/2012) ini.

TERKAIT:
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan 16 partai politik (Parpol) lolos verifikasi administrasi. Sedangkan, 18 partai politik lainnya dinyatakan tidak lolos oleh KPU. Dasar dari putusan itu adalah Peraturan KPU no 7 dan 8 tentang penetapan dan tahapan.
"Bagi partai yang lolos akan dilakukan verifikasi faktual. KPU akan diperiksa secara fisik sesuai perundang-undagan. Besok, tim yang beranggotakan 33 orang akan melaksanakannya (verifikasi faktual)," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Minggu (28/10/2012).
Berikut adalah parpol yang dinyatakan KPU memenuhi syarat administrasi:
  1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
  2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  3. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  4. Partai Bulan Bintang (PBB)
  5. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
  6. Partai Amanat Nasional (PAN)
  7. Partai Golongan Karya (Golkar)
  8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  9. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  10. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
  11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
  12. Partai Demokrat
  13. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  14. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB)
  15. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
  16. Partai Persatuan Nasional (PPN)
Sedangkan, parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi oleh KPU berjumlah 18 parpol. Dengan demikian, kedelapanbelas parpol tersebut dipastikan tidak dapat berlaga di pemilu 2014. Parpol-parpol itu adalah:
  1. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
  2. Partai Kesatuan Demokrasi (PKDI)
  3. Partai Kongres
  4. Partai Serikat Rakyat Independen (SRI)
  5. Partai Karya Republik (Pakar)
  6. Partai Nasional Republik (Nasrep)
  7. Partai Buruh 8. Partai Damai Sejahtera (PDS)
  8. Partai Republika Nusantara
  9. PNI Marhaenisme
  10. Partai Karya Peduli Bangsa (PKBP)
  11. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)
  12. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)
  13. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
  14. Partai Republik
  15. Partai Kedaulatan
  16. Partai Bhineka Indonesia
  17. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI)
Editor :
A. Wisnubrata

Selasa, 23 Oktober 2012

BUAPAKNE PENGUHAHA,,,ANAKE YO PENGUSAHA...


Sehat Sederhana ala Pengusaha Muda
- | Selasa, 23 Oct 2012
Anton Setiawan
ANDA pasti sudah mafhum jika golf adalah olahraga wajib bagi para pengusaha. Namun tidak demikian yang dilakukan para pengusaha muda ini. Mereka bahkan menjadikan jenis-jenis olahraga yang digeluti sebagai bagian dari filosofi hidupnya.
Tengok saja apa yang dilakukan konglomerat muda, Sandiaga Uno yang memilih olahraga lari yang membuat dirinya sehat dan selalu membuatnya tampil energik.
Pemilik nama lengkap Sandiaga Salahudin Uno ini bahkan sudah sejak tahun 2000 memulai aktivitas berlarinya. Pria kelahiran Rumbai, Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969 ini memulai lari selepas shalat subuh. Salah satu orang terkaya di Indonesia ini menceritakan, berlari selain membuat badan sehat, juga membuat dirinya menjadi lebih peka akan kehidupan masyarakat. “Waktu lari saya perhatikan di situ ada warung kecil, orang jualan air kemasan, terus di sebelah ada orang jualan penganan-penganan pagi. Saya hitung selama lari dari rumah, ke mana pun, saya selalu berhenti di angka lebih dari 100 pelaku usaha karena banyak sekali. Saya lantas berpikir kalau bisa memadukan ajang lari dengan membantu kegiatan ekonomi mikro bagus banget."
Karena itu pula, ia membuat program amal “Berlari untuk Berbagi" yang diadakan sejak 2009. “Ketika berlari, saya melihat banyak para pedagang kaki lima yang memulai aktivitasnya sejak subuh. Namun tidak sedikit dari mereka yang juga diusir oleh petugas trantib. Mereka bisa jadi aset bangsa. Saya lihat perjuangan pagi-pagi, mereka tak bisa naik kelas, selalu mentok di level tertentu. Kalau mereka tak kita bantu, mereka jadi beban bagi bangsa. Ini program yang simpel, hobi lari digabungkan dengan charity," ujar pemilik Saratoga Group yang membawahi sejumlah lini usaha seperti investasi, maskapai penerbangan, jalan tol, pertambangan dan sekuritas ini.
Program tersebut diwujudkan dengan mengikuti lomba lari maraton setiap tahun di mana pada setiap kilometer yang ditempuh, dia menawarkan kepada individu dan perusahaan untuk memberikan donasi sejumlah nilai tertentu kepada yayasan yang dipilih.
Dari setiap kilometer yang disumbangkan tersebut, Sandiaga akan menggandakan seluruh donasi yang telah disumbangkan hingga menjadi dua kali lipat untuk kemudian disumbangkan kepada yayasan yang ditunjuk oleh donatur yang bersangkutan. “Sebagai pengusaha kita harus buka lapangan kerja, ciptakan pertumbuhan ekonomi, mendorong pertumbuhan, dan lain-lain. Tapi ternyata ada fungsi lebih dari itu, yaitu fungsi sosial," kata Sandi yang mengaku hingga saat ini sudah berlari sejauh 1.000 kilometer dan pernah didaulat sebagai pembawa obor Olimpiade London di Manchester, Inggris, Juni lalu.
Sandi tidak sendirian. Ada pula Anindya Bakrie, pewaris kelompok usaha Bakrie Group. Anin, sapaannya, seperti dikutip dari situsnya, aninbakrie.com, mengaku menjadikan olahraga lari sebagai sebuah kebutuhan. Sudah tujuh tahun terakhir pemilik nama lengkap Anindya Novyan Bakrie ia menekuni olahraga sehat sederhana ini, terutama untuk lari jarak jauh maraton. “Saya suka lari karena ini adalah olahraga yang melatih manajemen tubuh, di sana ada pengaturan yang baik antara napas dan ritme langkah kaki saat berlari. Saya sering mengikuti kejuaraan lari maraton, meski hanya sebagai penyaluran hobi semata. Saya cinta sekali dengan olahraga lari ini. Lari bagi saya punya arti tersendiri," kata pria kelahiran 10 November 1974 ini.
Menurut bos Bakrie Telecom ini, lari merupakan olahraga murah dan tidak membutuhkan perlengkapan khusus untuk melakukannya. “Kedua, olahraga ini adalah olahraga yang paling egaliter, karena bisa diikuti oleh siapa saja tanpa pandang bulu, tua muda, kaya, miskin, bahkan bisa dilakukan sendirian, tanpa harus mencari lawan main."
Putra sulung pengusaha nasional Aburizal Bakrie ini mengutip penelitian para ilmuwan, bahwa lari, terutama jika dilakukan pagi hari, dapat mencegah penyakit stres dan depresi. “Penulis buku The Exercise Prescription for Depression and Anxiety Dr Keith W Johnsgard mengatakan dengan lari akan terjadi peningkatan aliran darah yang dapat membuat kita lebih tenang menghadapi stres dan merenggangkan otot. Ternyata Dr Keith yang psikolog ini juga memiliki hobi yang sama dengan saya, lari maraton," kata Anin menuliskan pemahamannya soal lari ini di situsnya.
Sejumlah ajang lari maraton internasional pernah diikutinya, seperti di Singapura, Hong Kong, Los Angeles, New York dan Boston. “Saya sendiri rutin berolahraga lari. Dalam seminggu, saya bisa melakukan maraton tiga kali. Kadang cukup dengan lari 10 km saja. Saya lakukan itu di tengah-tengah padatnya kegiatan saya. Lari maraton sudah menjadi bagian dari hidup saya. Jika ada acara lari saya akan senang sekali berpartisipasi. Selain sehat, saya juga gembira bisa berlari bersama dan berinteraksi dengan masyarakat banyak," kata Anin yang bersama Sandi menjadi pegiat “Berlari untuk Berbagi".
Satu lagi pengusaha muda yang hobi olahraga adalah Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) terpilih periode 2011-2014. Bagi putra pengusaha nasional Oesman Sapta Odang ini, bersepeda adalah obat ampuh untuk menjaga staminanya.
Pria kelahiran 15 Oktober 1975 ini adalah pendiri kelompok bersepeda, Bike to Work dan menjadi ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DKI Jakarta.
Komisaris OSO Group yang membidangi 16 jenis usaha mulai dari bisnis penerbangan hingga perkebunan kelapa sawit dan pertambangan ini mengaku ke mana pun pergi selalu membawa sepeda, termasuk ke kantor. Baginya, lebih nikmat bersepeda dibandingkan mengayun tongkat golf.
Sentul dan kawasan Puncak, Bogor menjadi salah satu lokasi favoritnya berolahraga sepeda. Ya, Okto, sapaannya, menyenangi sepeda jenis mountainbike (MTB). “Jenis olah raga ini tidak terlalu ekstrem, lebih mengandalkan endurance," katanya.
Okto pun menjadikan bersepeda sebagai filosofi hidup. “Life is like riding bicycle, you have to keep moving, to keep stable, and keep balance,‘ kata Okto mengutip dari ilmuwan terkemuka Albert Einstein. Anton Setiawan/Berbagai sumber

LOWONGAN SARJANA MASUK DESA

BUMN RNI Buka 2.500 Lowongan Pekerjaan untuk Sarjana
Editor oleh : Misbach Hadjdjini
Kategori: Agribisnis
 - Dibaca: 89 kali



Jakarta,Inspirasi-Usaha.com: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rajawali Nusantara Indonesia akan membuka lowongan untuk 2.500 sarjana di seluruh Indonesia. Sarjana ini, nantinya akan diberdayakan untuk membina plasma sapi milik RNI di pedesaan.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro mengatakan, perusahaan akan merekrut para sarjana ini mulai tahun 2013. Menurutnya, berbagai jurusan diperbolehkan melamar, namun lebih diriporitaskan jurusan peternakan dan pertanian.

"RNI butuh 2.500 sarjana masuk desa untuk membina masyarakat plasma yang akan mengelola sapi. Sarjana pertanian, peternakan, jurusan lain juga boleh saja. Yang penting dia mau menggerakan desa," ungkap Ismed kepada detikFinance, Minggu (30/9/2012).

Ismed menambahkan, hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat pengangguran dan pembukaan lapangan kerja baru bagi sarjana yang sulit mencari pekerjaan, terlebih penghasilan yang akan didapat oleh para sarjana ini cukup besar.

"Nanti mereka dapat insentif per bulannya Rp 1,25 juta. Itu belum termasuk dari sapi yang juga dia kelola, setiap tahun di alokasikan 10 sapi," tegasnya.

Tak hanya itu, apabila para sarjana ini terbukti memiliki kinerja yang baik selama masa kerja 2 tahun, maka secara otomatis PT RNI akan merekrut mereka untuk menjadi pegawai tetap di RNI.

Tak hanya sarjana, Ismed mengungkapkan, perusahaan pun akan memberdayakan 2.500 pemuda pemudi desa di lokasi tempat peternakan sapi yaitu Padang, Subang, Indramayu, Palembang, dan Cirebon.

"Pemuda-pemudi itu akan memiliki tugas yang sama, yaitu membina para plasma sapi. Daripada mereka menganggur tidak memiliki pekerjaan," ungkapnya.

"Sapi ini bukan hanya sekedar bisnis, tapi juga untuk mengajak mereka berwirausaha, membuka lapangan kerja dan menggerakan roda perekonomian di desa," tutupnya.

Jika berminat, mari ditunggu pengumuman lebih lanjut dari RNI.(*)

TEROBOSAN OESAMAN SAPTA UNTUK RAKYAT

Memanfaatkan Lahan Telantar
Editor oleh : Din Pattisahusiwa
Kategori: Agribisnis
 - Dibaca: 16 kali

Jakarta, Inspirasi-usaha.com:
Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) di bawah pimpinan Oesman Sapta, Jumat (12/10/2012) berkunjung ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta, untuk menyampaikan pokok pokok pikiran tentang pemanfaatan tanah secara produktif oleh petani.
Rombongan HKTI diterima langsung oleh Kepala BPN Hendarman Supandji. Dalam diskusi yang berlangsung hampir dua jam itu, HKTI menyampaikan beberapa pokok pikiran. Di antaranya terkait pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat desa, pencapaian kedaulatan pangan dan yang tidak kalah penting adalah memaksimalkan pemanfaatan lahan agar lebih produktif.
Alasan diajukannya pokok pokok pikiran ini, menurut Oesman Sapta, karena sebagian besar petani Indonesia tergolong miskin dan berstatus sebagai buruh tani yang tidak memiliki lahan. Kalaupun memiliki lahan, sangat sempit sekitar 0,3 hektar. Akibatnya pengelolaan tanah tidak produktif sehingga sulit mencapai kemandirian pangan, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Di sisi lain, banyak tanah menganggur yang tidak dimanfaatkan secara optimal, baik tanah milik Pemerintah, BUMN, maupun swasta.
Hendarman menyambut baik usulan tersebut. "Kami mendukung sepenuhnya usulan HKTI, tidak hanya seratus persen, bahkan seribu persen" kata mantan Jaksa Agung ini, seperti dilansir kompas.com, Sabtu, 13 Oktober, 2012. Selain itu Hendarman menambahkan, sebanyak 4,8 juta hektar lahan terlantar di seluruh Indonesia, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat petani, tentunya melalui mekanisme yang ada. Sedangkan untuk kesejahteraan petani , Hendarman mengingatkan para pengelola lahan, baik BUMN maupun swasta, sebagai pengusaha inti, agar memberikan 20 persen dari lahannya untuk petani plasma.
Dengan sambutan positif yang ditunjukkan BPN, HKTI bertekad akan menindaklanjuti dengan berbagai program bagi seluruh petani anggota HKTI, di antaranya memberikan pengelolaan kepada petani dengan luasan antara 1 hektar sampai 2 hektar untuk petani di Jawa dan 2 hektar sampai 5 hektar untuk petani di luar Jawa. Dengan syarat, hanya sebagai pengelola dan tidak boleh memiliki dan tidak boleh diperjualbelikan atau dipindah tangankan. Selain itu, Oesman menambahkan bahwa lahan yang dikelola ini juga tidak bisa diwariskan, tetapi digulirkan kepada pihak lain, asalkan memenuhi syarat tertentu. (*)

OESMAN SAPTA CALON KETUM HNSI


2 Eks Menteri Incar Kursi Ketum HNSI


DENPASAR - Wacana bakal calon Ketua Umum DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) diramaikan dengan munculnya dua mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yakni Fadel Muhammad dan Rochmin Dahuri.
Menjelang pelaksanaan Musyawarah HNSI di Batam 7-11 November 2012, kini mulai ramai diperbincangkan tampilnya lima figur nasional, dua di antaranya mantan menteri di era Kabinet Gotong Royong (Rochmin) dan Kabinet Indonesia Bersatu I (Fadel).
Tiga figur lainnya adalah Oesman Sapta Odang Ketum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Husni Manggabarani (Mantan Inspektorat Kementerian Perikanan dan Kelautan), dan anak mantan Presiden Soeharto Tommy Soeharto.
“Ya benar, lima nama itu akan meramaikan pencalonan Ketua Umum DPP HNSI periode 2012-2017),” jelas Ketua Umum DPP HNSI Letjend (Purn) Yussuf Solichien usai rapat kerja daerah HNSI Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu (20/10/2012) malam.
Banyaknya, tokoh nasional yang ingin menduduki kursi ketum HNSI kata Yussuf, hal itu menandakan bahwa organisasi yang diklaim memiliki 17 juta anggota nelayan itu, kini makin besar dan diminati banyak orang. Kondisi ini berbeda dibandingkan 2007 lalu, ketika orang tidak ada yang mau atau tertarik menjadi ketua umum.
Tampilnya tokoh-tokoh di panggung nasional itu, akan membuat perebutan kursi Ketum HNSI menjadi ketat. Namun semua diserahkan kembali kepada semua utusan munas yang memiliki hak suara untuk memilih siapa tokoh yang dianggap layak menggawangi organisasi nelayan terbesar di Indonesia.
Selain kelima figur tadi, nama Yussuf juga disebut-sebut berpeluang besar memimpin kembali lima tahun berikutnya menyusul dukungan dari arus bawah yang terus mengalir. Yussuf mengatakan, kesiapannya untuk maju kembali, jika memang dikehendaki anggota Munas yang terdiri dari 33 DPD dan 400 lebih DPC se-Indonesia.
Bahkan, jenderal bintang tiga dari TNI AL itu, mengklaim telah mengantongi 28 dukungan dari DPD, sehingga ia siap bertarung dalam perebutan ketum di ajang Munas HNSI mendatang.
“Dengan dukungan teman-teman di daerah, saya siap melanjutkan kepemimpinan HNSI lima tahun mendatang,” ucapnya optimistis. (ade)
Sumber: OkeZone.com

MEGA USAHA OSO GRUP


Pengusaha Oesman Sapta Bangun Kilang Minyak Rp 43,2 Triliun di Batam

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 18/10/2012 11:22 WIB

Jakarta - Grup perusahaan milik Oesman Sapta Odang yaitu OSO grup dikabarkan akan membangun kilang minyak senilai US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 43,2 triliun di dekat Batam, Kepulauan Riau.

Kilang ini merupakan joint venture dengan perusahaan minyak Azerbaijan yaitu SOCAR (State Oil Company of the Azerbaijani Republic). Kerjasama ini akan diformulasikan November tahun ini.

Targetnya, kilang minyak tersebut bisa memproduksi BBM 600 ribu barel per hari saat dioeprasikan 2017 nanti. Kilang ini akan berlokasi di tanah konsesi milik OSO di kawasan free trade zone dekat pulau Batam.

"Kami akan memproses minyak dari semua perusahaan di Azerbaijan. Tujuannya adalah untuk bisa menjual hasil kilang ke Indonesia atau ke negara di Asia Pasifik," kata CEO OSO Grup Mariano Asril dikutip dari Reuters, Kamis (18/10/2012).

"Pendanaan proyek ini dari kedua pihak, tapi paling besar adalah dari Azerbaijan. Tapi kami akan menyediakan semua fasilitas, perizinan, lahan, dan segala hal lainnya," ungkap Asril.

OSO grup merupakan sebuah perusahaan dengan berbagai macam bisnis, seperti pertambangan, sawit, hotel, perawatan pesawat, serta perikanan.

HONORER K1 DIANGKAT AKHIR 2012

Rabu, 24 Oktober 2012 | 23:30:52 WITA | 16 HITS
Pengangkatan CPNS Honorer Akhir 2012
Listing Tenaga K-1 Keluar November

JAKARTA, FAJAR --  Batas waktu bagi pemerintah untuk mengangkat seluruh tenaga honorer kategori 1 (TH K-1) semakin mepet. Sesuai amanah peraturan pemerintah, mereka wajib diangkat paling lambat akhir tahun ini. Data sementara, TH K-1 yang positif akan diangkat CPNS hanya 47.622 orang.

Di tengah batas waktu yang hampir habis ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mengebut penuntasan validasi data-data TH K-1. "Jadwal kami November depan listing atau daftar nama-nama TH K-1 yang akan diangkat sudah dikeluarkan," kata Kepala BKN Eko Sutrisno di kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Selasa, 23 Oktober, kemarin.

Listing tersebut akan disampaikan ke Kemen PAN-RB untuk mendapatkan pengesahan kuota CPNS baru. Selanjutnya akan diserahkan ke kepala masing-masing instansi untuk diumumkan dan segera melaksanakan pemberkasan NIP.

Eko mengatakan jika tugas penganggkatan TH K-1 pada 2012 diatur dalam PP Nomor 56 Tahun 2012. Dia menjelaskan jika saat ini BKN dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tengah melakukan quality assurance (QA) kepada seluruh daftar TH K-1.

Menurut Eko data TH K-1 yang masuk pengecekan akhir dengan sistem QA tadi adalah tenaga honorer yang telah memenuhi kriteria (MK). Jumlah TH K-1 yang telah ditetapkan berstatus MK berjumlah 71.467 orang. Jumlah yang lumayan banyak ini diprediksi bakal menyusut. Alias jumlah TH K-1 yang diangkat nanti tidak genap 71.467 orang.

Fenomena ini muncul lantaran banyak nama-nama TH K-1 yang tidak lolos dalam saringan QA. Hingga 15 Oktober lalu, BKN menyatakan bahwa TH K-1 yang lolos QA dan berhak diangkat menjadi CPNS akhir tahun ini hanya berjumlah 47.622 orang saja. Ini berarti masih saja ada nama-nama TH K-1 MK yang ternyata siluman atau palsu.

"Proses QA masih berjalan tetapi sebagian besar (TH K-1 MK, red) sudah disaring," kata dia. Eko menuturkan karena proses QA masih berjalan, TH K-1 yang siap diangkat sejumlah 47.622 tadi berpeluang bertambah. "Tapi bertambahnya tidak akan besar. Karena ada yang tidak lolos QA."  

Pada prinsipnya Eko mengatakan proses saringan harus seketat mungkin. Ini diambil karena mereka tidak ingin ada protes setelah para TH K-1 diangkat menjadi CPNS langsung tanpa tes.

Di tempat yang sama, Menpan RB Azwar Abubakar memaparkan evalauasi lanjutan terkait penerimaan CPNS 2012. Dia mengungkapkan jika pertanyaan yang diujikan secara tertulis, tingkat kesulitannya jauh lebih rendah dibandingkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Tetapi yang membuat prihatin, meskipun soal bagi calon abdi negeri itu lebih mudah ketimbang SNMPTN, tetapi banyak peserta yang tidak lolos ujian tulis itu. Azwar mengatakan jika peserta ujian tulis CPNS yang digelar 8 September lalu berjumlah 148.259 orang. Setelah dilakukan pemindaian atau koreksi, ternyata hanya ada 44.216 pelamar yang lulus tes (28,9 persen).

"Tingkat kesulitan soal ini wewenang konsorsium PTN selaku pembuat soal," katanya. Meskipun banyak yang tidak lulus, Azwar tidak menunjukkan sinyal akan menurunkan derajat kesulitan tes CPNS yang sejatinya lebih mudah ketimbang tes masuk kampus negeri itu.

Pelamar Umum
Sementara itu, KemenPAN & RB memberikan kuota CPNS 2013 dari pelamar umum sebanyak 60 ribu. Jumlah tersebut belum termasuk honorer Kategori Dua (K2) yang akan diangkat sebagian pada 2013.

"Kuota yang kita kasih untuk pelamar umum sebanyak 60 ribu. Itu di luar honorer tertinggal. Kita berharap kuota tersebut bisa terpenuhi," kata Deputi SDM bidang Aparatur KemenPAN & RB Ramli Naibaho di kantonya, Jakarta, Selasa, 23 Oktober.

Untuk pengadaan CPNS 2013, lanjutnya, persyaratannya masih tetap seperti tahun ini. Di mana setiap instansi harus memasukkan analisa jabatan, analisa beban kerja, proyeksi kebutuhan pegawai lima tahun. "Tanpa itu, kami tidak akan memberikan kuota kepada daerah atau instansi pelaksana," tegasnya.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno, belanja pegawai dalam APBD harus tetap di bawah 50 persen. Bila lebih dari 50 persen, kuota maupun formasi tidak akan diberikan.

"Syarat pengadaan CPNS pada 2013 sama seperti tahun ini. Meski moratorium sudah dicabut, namun daerah tidak bisa semaunya mengajukan usulan. Terlebih kalau APBD-nya sudah di atas 50 persen terpakai untuk kebutuhan pegawai," tandasnya.

Kesempatan Seluruh instansi baik pusat maupun daerah yang akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 diminta memasukkan usulan kebutuhan pegawai di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) paling lambat Desember mendatang.

Bila lewat dari tenggat waktu yang diberikan, dianggap tidak membutuhkan tambahan pegawai. "Bagi yang membutuhkan tambahan pegawai sudah harus memasukkan usulannya paling lambat Desember 2012. Sistemnya tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana daerah bisa minta toleransi waktu kepada KemenPAN & RB. Sekarang ini yang menentukan wakil presiden," terang Ramli Naibaho lagi.

Disebutkannya, hingga Selasa, kemarin, ada 290 instansi daerah dan 42 instansi pusat yang sudah memasukkan analisa jabatan (Anjab). Sedangkan yang memasukkan analisa beban kerja ada 38 dari instansi pusat dan 263 instansi daerah. "Berarti masih 310 instansi yang belum mengajukan. Jadi kita masih beri kesempatan dua bulan lagi," ucapnya.

Ditambahkannya, untuk menambah kebutuhan pegawai, setiap instansi wajib memasukkan usulan disertai analisis beban kerja, analisis jabatan, proyeksi kebutuhan pegawai, dan belanja pegawai di bawah 50 persen. (esy/jpnn)

Senin, 22 Oktober 2012

HASIL VERIFIKASI MUNDUR......


KPU Tunda Pengumuman Hasil Verifikasi Parpol
Senin, 22 Oktober 2012 | 19:34
Komisi Pemilihan Umum (KPU). [google]Komisi Pemilihan Umum (KPU). [google]
[JAKARTA]  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pengumuman hasil verifikasi administrasi partai politik (parpol) yang rencananya akan diumumkan Selasa (23/10).   

"Rencananya memang akan kami umumkan pada 23 Oktober, tapi karena banyak data yang masih harus dikerjakan maka tidak bisa besok (Selasa). Kami perlu waktu lebih," kata anggota KPU Hadar Nafis Gumay ketika dihubungi di Jakarta, Senin (22/10).   

Namun, hasil pengumuman verifikasi parpol tersebut tetap akan dilakukan sesuai jadwal antara 23-25 Oktober.   

Lamanya proses verifikasi tersebut disebabkan oleh banyak parpol yang tidak memasukkan data mereka ke dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), sehingga hal itu harus dikerjakan oleh KPU.   

Hadar mengaku tidak mengerti kenapa banyak parpol yang enggan menggunakan Sipol sejak awal proses pendaftaran.   

Dia juga enggan mengatakan bahwa lamanya proses verifikasi tersebut disebabkan karena Sipol.   "Kalau memang Sipol dianggap gagal, buktinya ada sembilan partai yang bisa menggunakan sistem tersebut. Jadi itu bukan sepenuhnya karena Sipol," lanjutnya.   

Sebanyak 33 parpol telah mengumpulkan berkas administrasi ke KPU guna keperluan penyelenggaraan Pemilu anggota DPD, DPRD, dan DPR pada 2014.   

Sebelumnya, ke-33 parpol dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi karena ada beberapa dokumen yang belum lengkap. 

Oleh karena itu, KPU memberikan perpanjangan waktu bagi semua parpol untuk melengkapi dan memperbaiki berkas mereka hingga 15 Oktober.   

Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan seluruh parpol yang ingin berpartisipasi pada Pemilu 2014 harus memenuhi persyaratan verifikasi di KPU.   

Persyaratan itu antara lain parpol harus memiliki kepengurusan di 100 persen provinsi, 75 persen di kabupaten/kota, dan 50 persen kecamatan.   

Selain itu, semua parpol harus memiliki jumlah anggota sedikitnya 1.000 orang atau 1/1.000 jumlah penduduk di tiap kabupaten/kota. [Ant/L-8]

Jumat, 19 Oktober 2012

PPN-PKNU, GOYANG BANGKALAN.......


PKNU-PPN Resmi Usung Imam Buchori Sebagai Bacabup


Semakin dekatnya perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bangkalan Partai Persatuan Nasional (PPN) dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Bangkalan mendeklarasikan Imam Buchori Cholil untuk maju sebagai Bacabup periode 2013 - 2018 mendatang.
Wakil ketua DPD PPN Jawa Timur Suhudi menuturkan berkoalisinya PKNU dan PPN untuk mencalonkan Imam Buchori Cholil sudah final tinggal membuka parpol lain yang akan berkoalisi sebagai pendukung sementara untuk Bacawabupnya masih dalam penjaringan. Menurut Suhudi dengan di usungnya oleh dua partai tersebut Imam Buchori sudah memenuhi syarat untuk maju manjadi kontestan Bacabup Bangkalan dimana kursi yang ada di DPRD Bangkalan sudah mencukupi PKNU 5 Kuris dan PPN 2 Kursi.
Sementara itu Supardi ketua DPC PPN Bangkalan mengatakan bahwa pihaknya siap memenangkan Bacabup Imam Buchori Cholil dalam Pemilukada nanti dan siap membackup dari jajaran akar rumput hingga jajaran atas. (Miftahol Umar)


SELAMAT BERJUANG........

SAHABATKU BANGKALAN......

SAUDARAMU DI LAMONGAN

BERDO'A UNTUKMU........

Kamis, 18 Oktober 2012

HONORER K1 SEGERA DIANGKAT


Hanya 31,26% Honorer K1 yang Diangkat CPNS

Martin Bagya Kertiyasa - Okezone
Rabu, 17 Oktober 2012 15:39 wib
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Setelah melalui proses uji publik, verifikasi ulang dan quality assurance (QA), hingga 15 Oktober 2012 jumlah tenaga honorer kategori 1 (K1) yang memenuhi kriteria (MK) untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya 47.622. Honorer kategori I tersebut berasal dari 483 instansi pusat dan daerah.

Menteri PAN dan RB Azwar Abubakar mengungkapkan, angka tersebut berasal dari 152.310 honorer K1 yang tersebar di 38 instansi pusat dan 485 pemda. Artinya, hanya sebesar 31,26 persen pegawai honorer K1 yang diangkat.

Dia menjelaskan, pengangkatan ini Setelah dilakukan uji publik, yakni diumumkan melalui media massa, terjadi protes di 203 pemda, sehingga tenaga honorer K1 yang memenuhi kriteria (MK) hanya 71.467 orang. Setelah dilakukan verifikasi ulang dan quality assurance oleh BKN dan BPKP, jumlah yang memenuhi kriteria tinggal 47.622 orang, dan 12.709 orang TMK.

"KemenPAN tengah melakukan quality assurance dan audit untuk tujuan tertentu (ATT) pada 32 daerah, dan verifikasi ulang di tujuh daerah. Ditargetkan, hal itu bisa selesai dalam bulan Oktober 2012 ini," ungkap dia seperti dilansir dari situs resmi KemenPAN, Rabu (17/10/2012).

Dari data BKN, terdapat 71.467 tenaga honorer K1 yang memenuhi kriteria itu, sebanyak 21.494 di antaranya berada di pusat, sedangkan di daerah sebanyak 49.973 orang. Mereka terdiri dari 16.062 tenaga pendidik, 1.903 tenaga kesehatan, 1.118 penyuluh, dan 52.384 tenaga teknis.

Selain itu, dia mengungkapkan tenaga honorer kategori 2 (K2) yang sudah masuk mencapai 582.220. Jumlah itu terdiri dari 562.095 honorer K2 yang diterima dari instansi pusat dan daerah, 12.709 luncuran honorer K1 yang tidak memenuhi kriteria (TMK), dan susulan tenaga honorer K2 yang diterima BKN melebihi batas waktu yakni 30 Mei 2012.

Lebih lanjut dikatakan, hingga akhir Oktober 2012 ini pihak BKN akan melakukan penyusunan listing tenaga honorer kategori  II per instansi. Selanjutnya, listing data K2 tersebut akan disampaikan kepada masing-masing instansi untuk dilakukan pengumumam (uji publik), pada awal November. “Pada pertengahan Desember, diharapkan sudah masuk seluruh laporan hasil uji publik oleh instansi kepada BKN," katanya.

Adapun penyusunan nominative honorer K2 yang tidak ada masalah, direncanakan rampung pada akhir Februari, sehingga pada awal Maret 2013 diharapkan ada kepastian jumlah tenaga honorer K2 per instansi.

Menteri menambahkan, pelaksanaan ujian tulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang terhadap tenaga honorer K2 ini menurut rencana akan dilangsungkan pada Juni 2013. Bulan berikutnya, akan dilakukan pertimbangan teknis alokasi penempatan bagi K2 yang lulus ujian kompetensi dasar maupun bidang. Rencananya, formasi dan penempatan honorer K2 per instansi secara nasional akan dilakukan pada Agustus 2013. Namun untuk pengangkatan menjadi CPNS, tidak bisa dilakukan sekaligus pada 2013. "Mungkin dua atau tiga tahun baru bisa selesai," ujarnya.

Sesuai dengan amanat PP No. 56/2012, tenaga honorer ini akan diselesaikan dalam 2012 ini. Dalam hal ini, Komisi II DPR minta Kemenetrian PAN dan RB dan Badan kepegawaian Negara (BKN) untuk segera menyelesaikan proses quality assurance terhadap honorer K1 yang  MK, sehingga perintah PP 56/2012 itu bisa diwujudkan. (mrt)

Jumat, 12 Oktober 2012

SISTEM PENDAFTARAN ONLINE PARTAI


Partai-partai Tersandung Sistem Pendaftaran Online

TEMPO.COJakarta - Partai-partai yang mendaftar untuk pemilihan umum legislatif 2014 kesulitan menghadapi teknis pendaftaran secara online. “Sistem online KPU belum siap, belum matang,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hati Nurani Rakyat Didi Apriadi di Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2012.

Selain menyerahkan dokumen tertulis, partai diwajibkan menyerahkan data berbentuk soft copy, khususnya data pengurus dan anggota partai. Dokumen tertulis, seperti daftar pengurus dan kartu tanda anggota, diserahkan langsung ke kantor KPU di daerah.

Data tertulis itu diserahkan kepada KPU melalui jaringan Internet di portal Sistem Informasi Politik atau Sipol. Didi mengatakan, teknis penyerahan data ke portal Sipol merepotkan partai. Saat ini, Hanura sudah menghimpun dan menyerahkan 260 ribu kartu tanda anggota kepada KPU.

Tapi yang terdata secara online hanya segelintir. Padahal data onlinemenjadi acuan bagi KPU untuk memverifikasi dokumen tertulis yang diserahkan oleh partai. “Belum pernah ada pelatihan bagi partai untuk menggunakan portal Sipol itu,” ujarnya.

Hal senada dikemukakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arif Wibowo. Semestinya, menurut Arif, penyalinan data bukan tugas partai. “Itu kerja KPU, kok malah partai yang mengerjakan,” ujarnya.

Sumber Tempo menyebutkan, banyak data partai yang sama sekali tak terekam secara online. Partai-partai itu, antara lain Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Bulan Bintang, Partai Damai Sejahtera, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Serikat Rakyat Independen.

Anggota Badan Pengawas Pemilu, Daniel Zuchron, mengatakan, Badan Pengawas bakal menelisik kesulitan partai menyalin data secara online. Tapi, hingga kini, Badan Pengawas belum mendapat data dari KPU ihwal partai mana saja yang kesulitan mendaftar online.

KPU berharap, dalam sepekan, masalah pendaftaran online dapat teratasi. Anggota KPU, Ida Budhiati, mengakui ada partai yang perekaman dataonline-nya nihil. Itu terjadi karena partai menyerahkan data dalam dokumen yang formatnya tak sesuai dengan ketentuan KPU. “Jadi file-nya tidak kompatibel," katanya. 

Kamis, 11 Oktober 2012

HASIL VERIFIKASI TAHAP I


KPU Umumkan Hasil Verifikasi
Penulis : LUCKY PRANSISKA | Senin, 8 Oktober 2012 | 17:26 WIB
Dibaca: 1419
|
Share:

Kompas/Lucky Pransiska
Pengumuman verifikasi administrasi sementara.
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil verifikasi administrasi sementara partai politik peserta Pemilihan Umum 2014 di kantor KPU, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Hingga kini, dari 34 parpol yang mendaftar, belum satu partai pun yang dinyatakan lengkap berkas administrasinya.
KPU memberikan waktu satu pekan ke depan kepada parpol, untuk melengkapi sebelumnpengumuman akhir 23 Oktober mendatang.
Editor :
Agus Mulyadi